Posted by The Petromak on 3 Feb 2014
Terdapat 3 metode atau cara penghitungan besaran bunga KPR
(kredit pemilikan rumah) yang biasa digunakan oleh bank. Ketiga metode
penghitungan tersebut adalah flat, efektif dan anuitas.
Cara penghitungan kredit yang digunakan
tentunya akan sangat mempengaruhi besaran angsuran pokok serta bunga KPR yang harus dibayar oleh Anda
setiap bulannya.
Saat ini banyak yang telah menyediakan
aplikasi simulasi perhitungan KPR secara otomatis, praktis dan cepat. Tetapi
tidak ada salahnya jika anda lebih memahami perhitungan secara manual juga. berikut
adalah contoh perhitungan bunga KPR menggunakan metode flat, efektif, dan anuitas.
Kita ambil contoh soal, Anda mengajukan
KPR dengan masa 10 tahun untuk rumah seharga Rp.200.000.000 dan DP 30%, dengan
pilihan bunga flat 9%, dan bunga efektif 10% serta anuitas sebesar 10%
ketiganya fix, maka perhitungannya adalah:
1. Metode perhitungan bunga
Flat.
Rumus:
Total
bunga = P x I x N
Bunga
perbulan = total bunga : B
Besar
angsuran = (P + total bunga) : B
- P
: Pokok Kredit
- I
: Suku bunga per tahun
- N
: Jangka waktu kredit dalam satuan tahun
- B
: Jangka waktu kredit dalam satuan bulan
Perhitungan
bunga Flat:
Pokok
Kredit = Rp. 200.000.000 – (Rp200.000.000 x 30%) = Rp. 140.000.000
Total
Bunga = Rp. 140.000.000 x 0,09 x 10 = Rp. 126.000.000
Bunga
per bulan = Rp. 126.000.000 : 120 = Rp. 1.050.000
Besaran
angsuran = (Rp. 140.000.000 + Rp.126.000.000) : 120 = Rp. 2.216.600
2. Metode perhitungan bunga
Efektif
Rumus:
Cicilan
Pokok per bulan = P : B
Bunga
bulan ke n = (P – ((n - 1) x cicilan pokok)) x I : 12
- SA
: Saldo Akhir Periode
- I
: Suku bunga per tahun
- B
: Jangka waktu kredit dalam satuan bulan
- n
: bulan cicilan ke-
Perhitungan
bunga efektif
:
Pokok
per bulan = Rp. 140.000.000 : 120 = Rp. 1.166.600
-Bunga
bulan ke-1 = Rp. 140.000.000 (- (0 x Rp. 1.166.600)) x 10% : 12 = Rp. 1.166.600
-Cicilan
bulan ke-1 = Rp. 1.166.600 + Rp. 1.166.600 = Rp. 2.333.200
-Cicilan
bulan ke-2 = (Rp. 140.000.000 - (1 x Rp.1.166.600))
x 10% : 12 = . 1.156.945
-Cicilan
bulan ke-2 = Rp. 1.166.600 + Rp. 1.156.945 = Rp.2.323.545
-dst.
3. Metode perhitungan bunga
Anuitas
Pada
bunga annuitas, besaran bunga akan semakin mengecil sementara angsuran pokok
akan semakin membesar. Namun besaran cicilan per bulan akan selalu sama.
Rumus:
Angsuran
bulanan = P x I : 12 x 1 : (1 – (1 + I/12)m)
- P
= Pokok Kredit
- I
= Suku bunga per tahun
- m
= jumlah periode pembayaran (bulan)