Posted by The Petromak on 19 Jan 2014
Pada postingan sebelumnya saya
telah menyampaikan sekilas informasi tentang biopori, karena saya merasa ini
bermanfaat maka pada kesempatan ini saya mengajak anda untuk dapat ikut serta
dalam mengatasi atau minimal mengurangi potensi banjir di lingkungan anda
sendiri, karena bagaimana pun pemerintah berusaha untuk mengatasi, dampaknya
hanyalah 30% apabila dari diri kita sendiri tidak berusaha untuk turut serta
mendukungnya.
Berikut
ini saya sampaikan tentang bagaimana cara pembuatan biopori :
1.
Buat
lubang bulat vertikal berdiameter 10 cm dengan kedalaman 50-120cm (jangan
sampai melampaui muka air tanah apabila permukaan air tanahnya dangkal). Jarak
antar lubang adalah 50-100cm.
2. Mulut
lubang dapat dipermanen-kan dengan semen selebar 2-3 cm mengelilingi mulut
lubang.
33. Isi
lubang dengan sampah organik seperti sampah rumah tangga/dapur, sisa tanaman dan
daun kering atau potongan rumput.
44. Sampah
organic harus selalu ditambahkan ke dalam lubang apabila isinya telah berkurang
karena proses pelapukan.
55. Kompos
yang terbentuk dalam lubang resapan dapat diambil pada setiap akhir musim
kemarau sekaligus pemeliharaan lubang resapan.
Catatan : Jaga agar lubang resapan agar selalu penuh terisi sampah organik.
Apabila sampah organik belum cukup untuk mengisi penuh lubang resapan tersebut,
maka diharapkan untuk menyumbat bagian mulut lubang resapan tersebut, hal ini
untuk menjaga agar lubang resapan tidak terisi oleh material lain seperti tanah
atau pasir.