Posted by The Petromak on 26 Nov 2013
Dalam artikel kali ini saya ingin berbagi Perhitungan bunga KPR ada bermacam-macam semua tergantung dari Dalam
artikel kali ini saya ingin
berbagi
tentang 3 macam metode yang sering ditawarkan oleh bank kepada calon
debitur
nya, sehingga mungkin dapat sedikit memberikan pengetahuan bagi anda
yang belum mengenal tentang sistem perhitungan bunga yang diberlakukan
oleh bank.
Sistem perhitungan bunga bank ada 3 metode, yaitu :
1.
Metode Bunga Flat.
Untuk metode flat ini besarnya bunga yang telah ditetapkan
oleh bank mengacu pada jumlah pokok hutang awal yang besarnya angsuran dan
cicilan pokok berikut bunga adalah sama selama periode kredit.
Sebagai contoh : A mengambil KPR dengan bunga 10%/tahun
dengan hutang pokok 50 juta, maka jumlah angsuran yang harus dibayarkan dari
sejak awal masa kredit sampai dengan akhir adalah sama dan mengacu pada hutang
pokok awal sebesar 50 juta.
2.
Metode Bunga efektif.
Metode
efektif ini mengacu pada sisa utang pokok pinjaman bulan sebelumnya. Dari contoh
perhitungan bunga pada skema poin 1 diatas pada bulan pertama angsuran yang
harus dibayar adalah ditambah bunga dari hutang awal sebesar 50 juta, pada
bulan kedua bunga dihitung dari 50 juta dikurangi angsuran yang sudah dibayar
pada bulan pertama, begitu pula pada bulan ketiga, bunga dihitung dari 50 juta
dikurangi angsuran yang sudah dibayarkan pada bulan pertama dan kedua sebagai
hutang pokok dan begitu selanjutnya sampai dengan akhir periode kredit.
3.
Metode bunga Fixed / Anuitas
Metode
ini mengatur agar total jumlah angsuran atau cicilan per bulan yang dibayar
debitur selalu sama tiap bulannya. Rumusan yang digunakan untuk menentukan suku
bunga sama dengan metode efektif, metode ini biasanya berdasarkan penentuan
dari pihak bank untuk tingkat suku bunganya, misalkan bank mematok suku bunga
sebesar 9.75% untuk 3 tahun, tahun berikutnya 12,5%. Bank bisa menentukan
angsuran pokok per bulannya sehingga cicilan yang harus dibayarkan setiap
bulannya selalu sama. Biasanya, bank telah memiliki tabel yang bisa ditunjukkan
kepada calon debitur.
Disamping
ketiga sistem suku bunga diatas ada yang namanya bunga floating atau
mengambang, bunga floating ini bukan sistem perhitungan bunga tetapi lebih
kepada sifat bunga yang diberlakukan pada setiap debitur, pada bunga yang
bersifat floating ini pergerakan ekonomi dan politik dari suatu Negara sangat
berpengaruh pada besaran bunga yang akan dikenakan kepada debitur.
Metode
mana yang akan anda pilih? Setiap metode memiliki keunggulan dan kelemahannya
masing-masing. Maka sebelum memutuskan ada baiknya kita mengerti akan kondisi
keuangan masing-masing. Metode dengan bunga fixed dan flat lebih cocok untuk
anda yang memiliki penghasilan yang tetap sedangkan bagi anda yang merupakan
pengusaha atau pedagang yang suka berspekulasi akan lebih cocok mengambil sistem
perhitungan bunga floating.