Autisme
sering di identikan dengan kebodohan atau bahkan idiot, tapi pandangan
itu dapat dipatahkan dengan kehadiran beberapa tokoh dibawah ini yang
berhasil menunjukkan kepada dunia bahwa kelainan yang mereka alami sejak
lahir bukanlah suatu halangan untuk terus berkarya dan meraih prestasi. Mereka merubah kelainan yang mereka miliki menjadi suatu kelebihan.
Setelah membaca mungkin anda akan merubah pola pikir anda dan
berpendapat bahwa autis bukan cacat, tetapi seseorang yang mempunyai
keistimewaan. Berikut tokoh-tokoh dunia yang menyandang autis :
1. Daniel Tammet
Daniel Tammet adalah Sarjana pengidap autis yang dapat menyelesaikan
perhitungan
matematis paling membingungkan di dunia dan mampu menguasai bahasa asing
dengan belajar hanya dalam hitungan hari. Daniel dapat berbicara dalam
10 bahasa yang
berbeda, termasuk Rumania, Gaelik, Welsh, dan Islandia. tidak berlebihan
jika dia digelari sebagai salah satu orang paling genius di bumi saat
ini, karena kemampuannya yang luar biasa itu.
"Ketika saya mengalikan angka-angka itu bersamaan. Saya melihat ada dua
gambar. Gambar itu kemudian mulai berubah dan berkembang, sehingga
muncul bentuk ketiga, dan itulah jawabannya", celoteh Dammet. Dan
anehnya tidak ada ilmuwan yang mampu
menjelaskan mengapa bisa demikian. Kebanyakan dari mereka bahkan tidak
bisa menjelaskan bagaimana mereka bisa melakukannya, tetapi Daniel bisa.
2. Matt Savage
Matthew Matt Savage itulah nama lengkap pemuda ini, Matt lahir pada
tahun 1992 di Sudbury, Massachusetts. Anak dari pasangan Diane dan
Lawrence larry Savage ini adalah seorang musisi
autisme dari Amerika.
Sejak
berusia 3 tahun, Matt telah didiagnosis
dengan gangguan perkembangan pervasif (bentuk lain dari autisme) tapi
tampaknya Matt tidak terlalu peduli dengan kelainan yang dialaminya
karena pada usia 6 tahun, Matt belajar bermain piano sendiri (otodidak).
Ia belajar piano klasik selama kurang dari 1 tahun sebelum akhirnya
menemukan bahwa jazz sebagai genre musik pilihannya, dan telah merekam
tiga
audio CD yang semua dari hasil penjualannya disumbangkan untuk
penelitian dan dukungan
untuk kaum autisme.
3. Tim Page
Tim Page adalah seorang penulis, editor, kritikus musik, produser dan profesor yang lahir pada 11 Oktober 1954 di San Diego, California. Tim adalah
kritikus musik yang berhasil memenangkan hadiah nobel, editor dan
sekaligus penulis biografi Dawn Powell.
Siapa
sangka bahwa dia tumbuh dengan sindrom Asperger
yang tidak terdiagnosis, Tim berhasil menunjukkan keberadaan dirinya
dengan dipilihnya dia sebagai salah satu dari 25 orang yang paling
berpengaruh di dunia opera oleh Opera News. Tim juga menerbitkan sebuah
buku berjudul, "Paralel Play" yang mengkisahkan tentang pengalamannya tumbuh dengan sindrom Asperger.
4. John Elder Robinson
Buku terlaris New York Times yang berjudul Look Me in the Eye
diterbitkan pada tahun 2007 oleh Random House. Buku ini mengisahkan
kehidupan John Elder Robinson yang tumbuh sebagai ANAK penyandang autisme.
John didiagnosis dengan sama seperti Tim Page yaitu sindrom Asperger.
Namun
karena John sudah sangat dikenal
karena bakatnya dalam dalam bidang mekanik dan elektronik, sehingga
membuatnya dengan mudah diterima di perusahaan sound milik Pink Floyd.
Hobby John yang sejak kecil menggemari otomotif dan elektronik membuat
dia menyalurkan hobby nya itu menjadi sebuah bisnis, yaitu mengumpulkan
dan memperbaiki
mobil antik Eropa, lalu dijual sebagai mobil antik yang mahal.
Nah,..
bagaimana menurut anda ? jangan berkecil hati dan malu apabila
kebetulan anda memiliki anak yang didiagnosis Autisme, bisa jadi anak
anda yang akan mengubah wajah dunia di masa depan. Berikan mereka
kebebasan berkarya menurut insting, hobby dan kemampuannya sehingga
mereka dapat lebih leluasa untuk mengekspresikan diri mereka.
sumber : webben80.blogspot.com