Posted by The Petromak on 14 Sep 2015
Saya tidak bermaksud untuk berpihak pada para suami, tetapi artikel ini saya sampaikan hanyalah sebagai sebuah informasi yang saya pikir penting untuk dibaca para kaum hawa agar dapat mengantisipasi se dini mungkin perselingkuhan yang mungkin berpeluang terjadi, walaupun hal-hal yang akan saya sampaikan dibawah ini tidaklah 100% menjadi jaminan perselingkuhan itu ada.
1. Suami Merasa Lemah di dalam Rumah.
Tagihan listrik, SPP sekolah, belanja
bulanan, pajak kendaraan, dan lain sebagainya bisa mengganggu hubungan dengan
pasangan anda. Apalagi jika Penghasilan suami tidak cukup kuat untuk mencukupi
tekanan seperti itu, Suami akan merasa terancam di dalam rumah dan berusaha
mencari orang lain yang membuatnya lebih nyaman.
Sebagai seorang isteri memang penghasilan suami memang menjadi
kebutuhan penting demi kelangsungan hidup seluruh keluarga, tetapi bukanlah
alasan bagi anda untuk selalu menyalahkan dan mencecarnya dengan masalah –
masalah itu.
Beberapa pria yang berselingkuh
mengaku bahwa ketidakmampuan di rumah membuatnya merasa menjadi seseorang yang
lemah dan tak berdaya. Dia merasa sebagai pecundang, apalagi di saat istri marah-marah dan
mengungkit-ungkit ketidakmampuan si suami. Ia akhirnya mencari seseorang lain
di luar rumah yang membuatnya bisa tetap terlihat kuat dan mampu, yang
mengagumi dan membuatnya merasa berbeda. Ingat... perselingkuhan ada beberapa
motif, bukan semata-mata untuk seks, ekonomi tapi perselingkuhan juga bisa bermotif kenyamanan yang didapat
dari wanita lain.
Tidak dapat dipungkiri bahwa pria sangat senang dihargai, itulah
mengapa suami sangat senang apabila anda menghargai pemberiannya, jangan sungkan
untuk memuji atas apa yang telah dilakukannya. Ini membuat suami merasa
dihargai dan tidak mencari orang lain untuk dapat menghargainya. Beberapa
wanita sering juga sering bersikap dominan dalam keluarga, terlalu mengekang
dan terkadang tidak difikirkan saat bicara, mengeluarkan kata-kata tidak layak
sehingga Suami merasa tidak dihargai.
Banyak isteri melupakan begitu saja pemberian atau apa yang pernah dilakukan suami untuknya, walaupun mungkin itu adalah hal yang sepele sekalipun cobalah untuk mengingatnya dan sekali-kali mengenangnya dan berterima kasih kepadanya. Ini akan membuat suami akan lebih merasa dihargai.
Jika wanita selingkuhan suami anda
tidak lebih cantik dari anda, berarti suami anda tidak selingkuh hanya
semata-mata untuk seks. Hal ini dapat terjadi karena mungkin wanita lain yang lebih
tertarik dengan pembicaraannya, kehidupannya atau pekerjaannya dibandingkan
dengan istrinya sendiri.
Saat isteri tidak peduli, sedangkan
diluar sana ada seorang wanita lain yang menaruh perhatian dan antusias dengan
apa yang dilakukan oleh suami anda maka akan menciptakan sebuah peluang untuk
suami anda beselingkuh. Sebagai isteri berusahalah untuk menjadi wanita yang bijak, hangat dan penuh perhatian kepada suami anda dan membuatnya merasa nyaman
disamping anda.
4. Suami Merasa Gagal Menyenangkan
Istri
Saat suami bangun lebih awal dan
membantu menjemur pakaian atau mencuci baju meskipun itu menggunakan mesin
cuci, sering terlihat sepele bagi istri namun sebenarnya ia sedang berusaha keras menyenangkan istri. Apabila tidak ada respon positif dari sang istri, atau bahkan
menyepelekan apa yang telah dia lakukan, maka suami merasa menjadi pecundang
yang gagal dalam menyenangkan hati istrinya. Sehingga akhirnya dia merasa
enggan untuk melakukannya di kemudian waktu.
Kasih sayang yang tulus akan
menghadirkan rasa syukur atas upaya apapun yang dilakukan oleh pasangan.
Hadirkan perasaan yang baik untuk setiap usaha atau apapun yang dia buat untuk
kita.
5. Suami bukan bodyguard, Asisten
Pribadi atau Supir anda.
Perlu anda sadari terlebih dahulu
bahwa suami anda adalah “pasangan hidup anda” bukan bodyguard yang hanya dibutuhkan
pada saat anda merasa terancam, asisten pribadi anda yang hanya dibutuhkan pada
saat anda mengalami kesulitan, ataupun supir yang harus mengantarkan anda dan
keluarga anda kemana pun yang anda suka.
Bicarakan baik-baik dengan suami anda
sebelum anda melakukan sesuatu yang beresiko dan anda tidak akan mampu
mengatasinya apabila resiko itu terjadi, jangan anda lakukan secara diam-diam
tetapi dikala resiko itu muncul baru anda ungkapkan dan memohon dan
merengek-rengek kepada suami anda untuk dibantu penyelesaiannya.
Suami anda bukan supir keluarga, banyak isteri bersikap dominan dan
memperlakukan suaminya sebagai sopir keluarga yang harus mengantarkan mertua ke
bandara, ke dokter, belanja atau lain sebagainya. Satu atau dua kali hal itu
mungkin tidak akan berdampak buruk, tetapi apabila hal ini menjadi suatu
rutinitas, apalagi jika itu berkesan suatu keharusan
maka suami akan merasa dimanfaatkan.
Kaum istri sering menonjolkan ke-egoisannya, ia cenderung
membela kepentingan pihak keluarganya dibanding dengan pihak keluarga suami.
Pada saat anda memutuskan untuk menikah dengan suami anda, berarti anda juga
bersedia “menikahi” keluarganya dengan segala kekurangan bahkan kebobrokannya,
78% istri tidak cocok dengan mertua perempuannya.
Pemicu perselingkuhan Suami ( 2 )